Create your blog and photo album with postbit
Create your blog and photo album

Create new post

Content:

Upload a picture:
Tags (keywords separated by comma)

Save Cancel
edwardschan6:   Followers: 0 ; Following: 0


Ternyata Movie Horor Indonesia Lebih Menyeramkan


Film horor dikategorikan genre film paling laku dan diminati oleh beberapa besar masyarakat dunia. Benar, setiap tahun selalu tersedia minimal mono film kecemasan yang mengakar dalam kesatuan box office. ‘Goosebumps’, ‘Insidious’, dan ‘The Conjuring’ misalnya, seringkali disebut sebagai film horor paling mengerikan tengah ini. Sementara itu kalau dibandingkan dengan roh jahat Indonesia, sungguh ada tidak ada apa-apanya. Film horor luar region bisa dibilang lebih memesonakan daripada menakuti. Sementara film Indonesia, aktual dengan mengandalkan bentuk rangka dari si hantu sekadar sudah membuatnya menyeramkan.

Tamadun ‘horor’ Nusantara lebih banyak jatuh oleh urban legend & kisah samar yang lebih-lebih bisa menasihati bagian nasihat dan memperbanyak adegan-adegan film. Sedangkan film horror Hollywood lebih segar dan rumpang dari point supranatural. Jika hantu-hantu kalian terinspirasi mulai kisah terlihat, bukannya sewajarnya industri film horor Nusantara juga siap meledak / minimal bertumpu dengan film horor milik Hollywood akur? Atau minimal Thailand sepertinya. Lalu, menurutmu industri perfilman horor region ini terselip masalah apa?

1. Sebutlah sosok Kuyang yang kini menggemparkan kelompok Kalimantan. Mengikuti kisahnya aja sudah bikin siapapun ketakutan

Di Indonesia begitu besar legenda roh jahat yang masih eksis lalu kini. Bicarakan ‘Kuyang’ dalam Kalimantan, dipastikan siapapun yang mendengar akan menggigil ketakutan. Di tahun 2017 yang serba modern ini, tokoh Kuyang tetap menggemparkan darat Borneo. Di Kecamatan Awayan, satu kamar terakhir dikabarkan bahwa sejumlah warganya telah menjadi tangkapan makhluk pesugihan ini.

Hantu kuyang yaitu wujud oknum wanita dengan organ di yang terurai. Konon pokok mulanya, dulu ada seorang wanita yang mendalami kecakapan keabadian. Untuk terus jadi abadi dipastikan pada malam hari dia akan menyesar menjadi kuyang dan tumpur mencari santapan darah balita maupun lembaga manusia. Sedang di siang hari, dia dengan menjadi wong biasa. Segalanya dengan membayangkannya saja kamu masih sanggup tidur seorangan?

2. Belum lagi roh jahat perantara siasat jelangkung misalnya. Kalau dibandingin sama Annabelle, lebih serem mana?

Berkata tentang dua jenis iblis ini, keduanya termasuk setan perantara, sandi asma bukan struktur setan aslinya. Annabelle yakni tempat provisional roh halus untuk menggondol jiwa khalayak. Sedangkan jelangkung di Nusantara merupakan tumpuan perantara jurang alam ghaib dan dunia manusia. Sungguh seumur muncul kamu pasti pernah tergiur untuk memainkannya ‘kan? Setelahnya, kebanyakan akan mengalami masalah aneh laksana kesurupan terlebih diteror berulang kali oleh peri yang dipanggil melalui jelangkung tadi. Pada waktu menilik filmnya, Annabele seharga duduk dan tersenyum selalu. Apa nggak lebih menggelisahkan jelangkung yang bisa gerak-gerak dan sanggup menulis seorang diri?

3. Dulu siapa pula yang bisa mengelak betapa seramnya pocong. Penampakan pocong bisa tepat buat sosok pingsan, dibanding vampir yang kalau bukan meringis tidak tampak taringnya

Orang-orang Indonesia mana sih yang nggak waham melihat ‘pesona’ pocong? Wong yang telah tenang dan dikuburkan, kemudian sekiranya bangkit lagi dengan kafan dan berjalan dengan jalan loncat-loncat. Inilah potret terlihat hantu Nusantara. Konon katanya, si peri yang sebagai pocong adalah orang yang telah meninggal & tali pocongnya lupa dibuka ketika dikuburkan. Oleh karena itu arwahnya kemudian gentayangan untuk mohon tolong mudah-mudahan dibukakan saluran pocongnya.

Sebab ‘penampilan’ riil yang luar biasa dekat dengan kepercayaan islam, maka gedembai ini sempurna menyeramkan. Provisional itu, tampang vampir Eropa lain karya, bagaimana mampu mereka melukiskan vampir yang bisa jatuh hati dan mengatasi mangsa oknum sebagai pasangannya? Biarpun peri, mereka wajah, kuat, & keren. Pada waktu masalah sapa yang kian seram, pocong jelas menang mutlak ‘kan?

4. Penampakan kuntilanak dengan rambut berjarak dan ketawa khasnya, siap membuat siapapun kencing pada celana. Hantu barat sebagaimana Bloody Mary yang pendiam atau terutama tak bertutur, bukan tandingannya

Hingga saat ini, orang yang melihat penampakan kuntilanak tentu akan menamai bahwa dia adalah dara dengan wajah mengerikan, berambut panjang & gaun warna putih super lusuh. Hantu ini dikenal suka menggoda getah perca laki-laki kasar. Konon, sundal bolong ialah perempuan yang musnah saat reaksi melahirkan. Penampakannya akan tampil dari buat pohon & bersemayam menghantui bangunan yang belum menjadi atau lapuk tak ditinggali.

Jangankan memandang sosoknya, mendengar tawa dan senandungnya aja pasti bikin kamu tewas rasa. Sementara itu, dalam barat terselip sosok Bloody Mary yang katanya dapat muncul lepas cermin lamun namanya dipanggil tiga kesempatan. Kalau dia harus menunggu panggilan, rupanya kuntilanak yang bisa dateng kapan saja lebih serem ya?

film horor indonesia jadul 5. Ah misal film kecemasan negeri ini jauh daripada adegan semena-mena dan digarap lebih serius lagi, mungkin bisa mendapat apresiasi internasional

Kalau di dalam hal penjelajahan cerita dan wujud makhluk gaib, Indonesia mampu dibilang lebih kaya. Dulu kenapa tidak bisa kian unggul dari Jepang / Thailand aja misalnya? Segalanya nggak disayangkan, ketika belakangan film horor negeri berikut seolah sudah biasa disabotase aura mistisnya & lebih cenderung kepada model horor yang diselimuti perempuan-perempuan seksi di dalamnya?

Sebutlah film horor Indonesia waktu 1980-an yang seringkali dimainkan oleh Suzzanna, ‘Sundelbolong’, ‘Malam Satu Suro’, ‘Malam Jumat Kliwon’, serta ‘Beranak Pada Kubur’ misalnya. Film-film itu nampak lebih baik dibanding film kecemasan Indonesia yang lain di mutakhir. Bisa jadi sebab penggarapannya yang lebih perdata, sehingga punya kemampuan meneror yang kian tinggi. Serta setelah menyebrangi tidur berjarak cukup lama, gairah film horor region ini balik bangkit tahun 2001 secara film Jelangkung yang dapat dibilang semua berhasil pula.

Lalu pertanyaannya adalah, kenapa berbagai kearifan lokal siasat beragamnya pawai pemakaman, partisipasi ustadz guna pengusir lelembut, atau makhluk gaib yang sampai sekarang masih terkadang meneror pribadi seperti Pejajaran, Kuyang, Palasik tidak mampu digarap dengan kuat?

Post by edwardschan6 (2017-03-03 16:00)

Post your comment:

Name: Email: Site:


| Explore users | New posts | Create your blog | Create your photo album |
| About Postbit | Our blog | Terms of use | Contact Postbit |


Copyright © 2018 - postbit.com